Pada hari Jumat, 3 Januari 2025, Dinas Pertanian bersama dengan Universitas Tabanan melakukan Pemantauan padi sehat organik di setiap sawah kelompok Padi Sehat Desa Bengkel.
Sebelum turun langsung ke lahan pertanian untuk melihat situasi, kegiatan diawali dengan diskusi di ruang rapat kantor desa. Diskusi dibuka oleh I Gede Arif Santiyoga selaku Sekretaris Desa dan dilanjutkan oleh Dinas Pertanian untuk menjelaskan proses pemantauan hama dan penyakit tanaman padi kepada dosen dan mahasiswa Universitas Tabanan serta petani yang hadir. Pada kesempatan tersebut dijelaskan pula mengenai pentingnya bagaimana cara pengelolaan lahan sawah secara organik untuk meningkatkan produktifitas dan mengurangi dampak buruk terhadap lingkungan.
Adapun pembahasan yang diberikan oleh Dinas Pertanian sebagai berikut:
1. Bagaiamana cara melakukan pecegahan dan penanggulangan hama pada tanaman padi yang diberlakukan secara organik.
2. Meminimalisir pemakaian bahan kimia dengan diganti dengan bahan organik.
3. Memberikan cara-cara untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas tanaman dan mengurangi dampak buruk pada lingkungan.
4. Cara-cara untuk memaksimalkan pemupukan dan menjaga kualitas tanah agak tetap baik dan bagaimana cara mengolah limbah dengan baik agar bermanfaat kembali untuk lahan pertanian.
Setelah diskusi, peserta kemudian melakukan pengamatan dan survei langsung ke lahan sawah pertanian organik Desa Bengkel untuk memudahkan studi kasus dan selalu menjaga baik kualitas dan kuantitas padi untuk kedepannya.