You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Bengkel
Logo Desa Bengkel
Desa Bengkel

Kec. Kediri, Kab. Tabanan, Provinsi Bali

INGAT PROTOKOL KESEHATAN: Rajin Mencuci Tangan, Gunakanlah Masker dan Jaga Jarak Saat Berinteraksi

Kunjungan Lapangan dari Kemendikbud Ristek, INDOHUN, IFRC dan USAID

Pemdes 07 September 2024 Dibaca 87 Kali
Kunjungan Lapangan dari Kemendikbud Ristek, INDOHUN, IFRC dan USAID

Kunjungan Lapangan dari Kemendikbud Ristek, INDOHUN, IFRC dan USAID ke Desa Bengkel untuk meninjau dan berdiskusi atas program yang telah dijalankan selama dua tahun di Desa. 

Kamis, 5 September 2024 Kunjungan pertama dari Kemendikbud Ristek, USAID serta INDOHUN untuk meninjau program SAJAKA yang dikerjasamakan dengan OHCC Udayana.

uhcc-udayana-kemendikbud-usaid

SAJAKA - Desa Bijak Antibiotika adalah program edukasi kesehatan kepada masyarakat akan pentingnya pemahaman penggunaan antibiotik, sebab antibiotik merupakan obat keras yang harus dikonsumsi dengan resep dokter. 

Program ini dilakukan di Desa Bengkel dari tahun 2022 sampai dengan 2023 bekerjasama dengan OHCC Udayana, dimana pada organisasi tersebut tergabung berbagai profesi yang concern dengan masalah kesehatan, mulai dari akademisi, swasta serta pemerintah di Provinsi Bali.

Selanjutnya pada Jumat, 6 September 2024 kembali kami menerima kunjungan dari pendonor yang sama yaitu USAID dalam program CP3 yang dikerjasamakan dengan Palang Merah Indonesia Pusat dan Daerah.

lansia-desa-bengkel

CP3 - Merupakan program Kesiapsiagaan Epidemi dan Pandemi Berbasis Masyarakat di Desa Bengkel, Bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia untuk memberikan edukasi akan pentingnya pola hidup bersih dan sehat kepada warga.

Program dilaksanakan mulai dari tahun 2020 hingga 2022, dimana selanjutnya pada tanggal 21 Mei 2022 dilakukan Pengukuhan komite dan relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Desa Bengkel.

Kami sangat merasakan manfaat setelah masyarakat kami menerima program edukasi kesehatan tersebut. Salah satu manfaat yang kami rasakan, selama dua tahun program tersebut berjalan angka penyebaran penyakit menular sangat menurun di Desa, terutama DBD.

Begitupula dengan program SAJAKA, peternak ayam yang ada di Desa memiliki akhirnya mendapatkan pengetahuan pakan tambahan dan dapat mengurangi penggunaan pakan carun yang memiliki resiko dalam penggunaan antibiotik yang tidak wajar.

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBD 2026 Pelaksanaan

APBD 2026 Pendapatan

APBD 2026 Pembelanjaan