Penyakit ASF disebabkan oleh virus yang menyerang babi dan babi liar. Penyakit ASF mulai dilaporkan di Afrika bagian selatan pada tahun 1900-1905. Pada Agustus 2018 penyakit ini telah dilaporkan menyebar ke Chinae kemudian ditemukan di Mongolia, Vietnam, Kamboja, Hongkong, Korea Utara, Laos, Myanmar, Filipina, Timor Leste dan Provinsi Sumatra Utara.
Masuknya ASF ke Bali ditengarai melalui pemasukan babi danakan yang menggunakan produk olahan babi yang terinfeksi. Peternakan yang memiliki resiko tertular ASF paling tinggi adalah peternakan yang menggunakan swill (makanan sisa hotel, restoran dan katering) sebagai sumber pakan ternaknya.
Sampai saat ini, di Indonesia vaksin untuk penyakit ASF ini masih belum ditemukan. Sehingga perlu dilakukan pencegahan lebih lanjut untuk mengurangi adanya resiko ternak yang mati.
Sehubungan dengan hal tersebut, sesuai dengan surat Dinas Pertanian Kab. Tabanan Nomor 524.3/2944/PKH/Distan tanggl 15 Maret 2023, perlu kami sampaikan beberapa hal berikut:
- Peternak babi diharapkan untuk melakukan Biosecurity yang ketat pada peternakan babi yaitu pembatasan lalu lintas orang, barang dan hewan, pembersihan kandang dan sprying disinfektan.
- Mencegah penggunaan swill (makanan sisa hotel, restoran dan catering). Kalaupun peternak menggunakan swill agar dilakukan proses pemanasan.
- Melaporkan segera jika menemukan kasus penyakit yang dicurigai mengarah ke penyakit ASF ke Puskeswan terdekat yaitu:
- Puskeswan I mewilayahi kecamatan Penebel, Baturiti dan Marga dengan menghubungi drh I Wayan Sutarja (0857 3939 6016)
- Puskeswan II mewilayahi Kecamatan Kediri, Tabanan dan Kerambitan dengan menghubungi AA Sagung Putri Diantari (0859 3513 1820)
- Pueskesmas III mewilayahi Kecamatan Selemadeg Timur, Selemadeg, Selemadeg Barat dan Pupuan dengan menghubungi Ni Wayan Terepti (0851 0008 9147)
- Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan dengan menghubungi drh Gde Eka Parta Ariana, M.Si (081 23 921 392)
Mari bersama - sama cegah penyebaran virus ASF sehingga kesehatan ternak dapat kita jaga bersama.