You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Bengkel
Logo Desa Bengkel
Desa Bengkel

Kec. Kediri, Kab. Tabanan, Provinsi Bali

INGAT PROTOKOL KESEHATAN: Rajin Mencuci Tangan, Gunakanlah Masker dan Jaga Jarak Saat Berinteraksi

Bumdes Asasta Bukukan Omset Sebesar 400jt

Pemdes 16 Maret 2023 Dibaca 284 Kali
Bumdes Asasta Bukukan Omset Sebesar 400jt

Dihadiri oleh Ketua dan Anggota BPD Desa Bengkel, Perangkat Desa Bengkel beserta Direktur dan Staf BUMDes ASASTA, rapat pertanggungjawaban dan kinerja  BUMDes ASASTA tahun 2022 diadakan 15 Maret 2023 pukul 19.00 di ruang rapat Kantor Desa Bengkel.

Saat ini, BUMDes ASASTA memiliki empat unit usaha utama diantaranya adalah:

  1. Toko
  2. Pelayanan Internet
  3. Simpan Pinjam dan
  4. TPS3R

1. TPS3R Bestari

Pada kesempatan tersebut BUMDes melaporkan beberapa progress dan capaian yang telah dilakukan selama tahun 2022. Dimulai dari unit usaha baru yang dibentuk pada awal tahun 2022 yaitu unit usaha TPS3R.

bumdes asasta 1 

Unit usaha TPS3R Bestari dibentuk pada bulan Maret 2022 dimana TPS3R bertugas untuk mengumpulkan dan mengolah sampah rumah tangga masyarakat baik organik, anorganik maupun residu. Sampah organik diolah menjadi kompos, anorganik dipilah untuk dapat didaur ulang sedangkan residu masih dibawa ke TPA.

Ada sebanyak 84 warga yang mengikuti layanan angkut sampah pada tahun 2022. Dari target yang ditentukan sebanyak 200 rumah tangga, baru dapat tercapai sebanyak 42%. Pada tahun 2023, BUMDes menargetkan ada sebanyak 400 layanan yang akan dicapai. Saat ini (Maret 2023), telah tercapai sebesar 26% dari target yang ditentukan tersebut yaitu sebanyak 104 rumah tangga telah mengikuti layanan angkut.

Jika melihat jumlah serapan tahun 2022, TPS3R Bestari telah mampu menyerap sampah organik sebanyak 35.3 ton sedangkan anorganik sebanyak 23,3 ton. Sampah anorganik dikumpulkan melalui Bank Sampah yang ada di masing - masing banjar yang dibuka setiap satu bulan sekali, sedangkan sampah organik, diangkut secara terjadwal hanya untuk warga yang mengikuti layanan. 

Jika dilihat dari sisi keuangan, unit usaha TPS3R Bestari saat ini masih merugi. Overhead yang paling besar menyumbang kerugian adalah biaya gaji dan oprasional lainnya. Sehingga pada tahun 2023 perlu dilakukan sosialisasi lebih gencar kembali agar masyarakat mengikuti layanan pengelolaan sampah tersebut.

2. Unit Usaha Simpan Pinjam

Selanjutnya pada unit usaha simpan pinjam dari koperasi Panca Tani sebelumnya dilaporkan bahwa saat ini statusnya masih dibekukan. Pada Desember 2021 masih tercatat ada utang tabungan sebesar Rp 87.032.098 dan telah berhasil dikembalikan kepada masyarakat sebesar Rp 37,651,952 atau 43% dari jumlah awal. Sehingga saat ini masih ada tabungan masyarkat yang masih menjadi utang usaha sebesar Rp 49.380.146

bumdes asasta 2 

Sedangkan untuk pinjaman / kredit pada bulan Desember 2021 tercatat masih ada sebesar Rp 167.436.112. Selama tahun 2022 penagihan masih terus dilakukan oleh BUMDes Asasta dengan memberikan keringanan berupa pemutihan bunga. Target pengembalian yang ditentukan oleh BUMDes tahun 2022 adalah sebesar Rp 50.230.833, namun yang tercapai hanya sebesar Rp 36.944.112 atau 22% dari jumlah total. 

Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, tahun 2023 BUMDes Asasta berencana untuk membuat SPK baru bagi kreditur yang masih belum membayar dengan tetap memberikan penghapusan bunga sehingga masyarakat dapat tetap diringankan. Dengan demikian, harapannya tabungan masyarakat yang masih belum terbayarkan juga dapat segera dikembalikan.

3. Pelayanan Internet

Dilaporkan pada tahun 2023 ada penurunan jumlah pelanggan internet yang awalnya sebanyak 45 pelanggan, turun menjadi 39 pelanggan. Hal ini diketahui disebabkan oleh beberapa faktor. Diantaranya adalah dikarenakan oleh provider saat ini masih menggunakan jaringan radio. Sehingga pelanggan yang sinyalnya terhalang oleh pepohonan konektivitasnya menjadi tidak stabil. 

bumdes asasta 4 

Oleh karena itu perlu dilakukan evaluasi agar seluruh pelanggan dapat menikmati konektivitas fiber secara langsung sampai kerumah. BUMDes sudah melakukan pejajagan kepada beberapa provider untuk memperbaiki kualitas jaringan sehingga pada tahun 2023 kembali dapat meningkatkan ketertarikan masyarakat untuk mengikuti program layanan tersebut.

4. Toko

Unit usaha terakhir adalah unit usaha toko yang tercatat memperoleh keuntungan sebesar Rp 18.540.573. Cashflow yang berputar pada unit usaha toko ini sebesar Rp 378.903.047. Beberapa produk unggulan desa yang dijual saat ini adalah:

  1. Beras Sehat Asasta yang merupakan beras yang diproduksi petani Subak Bengkel
  2. Beras Hitam Asasta
  3. Sari Kedelai olahan Kelompok Wanita Tani Jatayu
  4. Alat Tulis Kantor dan produk rumah tangga lainnya

Tahun 2023, BUMDes menargetkan untuk menaikan jumlah transaksi dengan cara menambah sub agen untuk mendistribusikan produk yang dijual. Awal tahun 2023 BUMDes Asasta telah memiliki dua sub agen, baik yang berasal dari warga desa sendiri maupun diluar warga desa. Secara keseluruhan BUMDes ASASTA Bengkel saat ini membukukan omset sebesar Rp 411.134.128. 

bumdes asasta 5 

"Diperlukan kerja keras dan mental baja untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada BUMDes. BUMDes yang awalnya kinerjanya sempat menurun, saat ini sudah bangkit dari kubur. Oleh karena itu, mohon terus bekerja secara profesional agar perlahan kepercayaan masyarakat kembali pulih kepada BUMDes." Jelas Bapak Ketut Sutama, selaku Ketua BPD yang hadir saat itu.

Sedangkan masukan dari Bapak Perbekel adalah untuk melakukan koreksi target capaian layanan sampah. Target yang digunakan adalah jumlah KK Dinas, sedangkan seharusnya yang digunakan adalah jumlah rumah tangga / dapur yang ada di Desa Bengkel.

Secara keseluruhan, peserta rapat memberikan apresiasi kepada seluruh managemen BUMDes karena perlahan telah berhasil melakukan recovery. Harapannya proses recovery akan terus berjalan positive, sehingga nantinya dapat mencapai target - target yang ditentukan untuk mensejahterakan masyarakat melalui lembaga yang menjadi tulang punggun perekonomian desa yaitu BUMDes.

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBD 2026 Pelaksanaan

APBD 2026 Pendapatan

APBD 2026 Pembelanjaan