Melihat permasalahan sampah yang ada di Desa, atas inisiatif yang difasilitasi oleh Bapak Perbekel, beberapa warga desa bengkel belajar membudidayakan maggot di salah satu pembudidaya yang ada di Sading, Kabupaten Badung.Sekitar bulan November tahun 2020, warga yang ikut saat itu mendapatkan banyak informasi dan ilmu mengenai karakteristik dan cara membudidayakan maggot.
Menyadari akan adanya potensi yang masih terbuka lebar, dan dapat menghemat biaya pakan ternak, mulailah bermunculan ide-ide dari warga yang berkunjung tersebut sehingga ada yang langsung menerapkan ilmu yang didapatkan tersebut karena ia sedang beternak ayam. Darisitu, mulailah kemudian warga lain mengikuti sehingga ada enam orang yang serius menekuninya.
Melihat antusias warga tersebut, sejalan dengan program prioritas Pemerintah Pusat, di tahun 2022 Pemerintah Desa Bengkel atas arahan Bapak Perbekel kemudian memberikan support dan dorongan kepada warga untuk lebih serius lagi dalam melakukan budidaya. Lalu warga tersebut berkumpul dan terbentuklah kelompok Maggot di Desa Bengkel yang kegiatannya didanai dari APBDes.
Adanya kelompok ternak maggot ini adalah salah satu upaya untuk mewujudkan circular economy untuk menangani permasalahan sampah utamanya sampah organik basah.
Sampah organik basah yang akan dikumpulkan dari warga, diolah di TPS3R untuk dijadikan sebagai pakan maggot. Jika maggot sudah berumur 18 hari, maggot akan dipergunakan sebagai pakan ayam. Ayam inilah yang kemudian akan dijual untuk keberlanjutan kelompok.
Jika Anda tertarik untuk ikut belajar bersama? Silahkan hubungi Ketua kelompok kami pada nomor berikut: 0878-6165-6135