Pada musim jeda tanam tahun ini, petani Subak Bengkel menanam berbagai varietas kedelai. Berkat program pengabdian dari Universitas Udayana, beberapa hasil panen kedelai tersebut kemudian diolah oleh Kelompok Wanita Tani Jatayu Desa Bengkel menjadi beberapa produk seperti Minuman Sari Kedelai, Tempe serta Tahu.
Hari ini, 8 Oktober 2021 musim panen kedua tahun ini telah dimulai di Subak Bengkel. Pada musim panen kali ini, hadir Anggota DPR RI Komisi IV Bapak Made Urip beserta Ketua DPRD Tabanan Bapak Made Dirga. Panen kali ini dilakukan dengan menggunakan Combine Harvester dimana alat ini dapat menghemat waktu panen karena dengan menggunakan alat ini, padi dapat langsung digiling menjadi gabah dengan hasil penggilingan yang tidak berbeda dengan metode konvensional.
Semenjak beberapa tahun terakhir, Subak Bengkel memang telah melakukan inovasi pertanian untuk menuju pertanian modern tanpa harus mengurangi makna dari budaya bertani yang sesungguhnya. Dengan demikian diharapkan akan muncul petani-petani muda dengan semangat baru dan moderen. Karena menjadi PETANI ITU KEREN!