19 Sep 2021, bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Udayana, pemerintah Desa Bengkel memberikan pelatihan pembuatan tempe, tahu dan susu kedelai kepada Kelompok Wanita Tani Jatayu yang ada di Desa Bengkel.
Mengapa memilih program pembuatan olahan kedelai? Sebab beberapa bulan sebelumnya, beberapa petani di Subak Bengkel telah menanam empat macam varietas bibit kedelai di Subak Bengkel. Atas ketersediaan stok kedelai tersebut kemudian kami ingin memberikan ketrampilan kepada kelompok wanita tani untuk membuat produk olahan kedelai.
Tempe dan tahu adalah kebutuhan pangan yang hampir setiap hari dibutuhkan oleh warga desa. Namun, sedikit diantara warga yang bisa membuatnya. Sebagian besar warga memilih untuk membeli di warung. Harapan kami, dengan adanya pembekalan pelatihan pembuatan tempe ini, akan ada inisiatif dari Kelompok untuk mulai berproduksi utamanya tempe, tahu dan susu kedelai yang memang menjadi kebutuhan warga.
Dengan adanya produksi tempe, tahu atau susu kedelai tersebut diharapkan akan tercipta perputaran ekonomi dari hulu ke hilir. Jika permintaan akan tahu, tempe atau susu kedelai dapat dipenuhi, tentu semakin banyak stok panen kedelai yang dihasilkan oleh petani subak bengkel yang dapat diserap sehingga kedepan kedelai bisa menjadi komoditi unggulan di Subak dan tempe, tahu atau susu kedelai dapat menjadi produk unggulan desa.