Selain pekerjaan perbaikan saluran irigasi yang dikerjakan swakelola di "Telabah Dalem" yang saat ini sedang berjalan menggunakan Dana Desa yang berasal dari pusat, sebentar lagi Subak Bengkel juga akan mendapatkan bantuan pembuatan saluran tersier dari Kementrian PUPR.
Tahap demi tahap telah kami lalui semenjak akhir akhir tahun 2020, mulai dari pengajuan proposal, sosialisasi program oleh Balai Pengairan Nusa Penida dan terakhir pada hari Minggu 18 April 2021 juha telah dilakukan sosialisasi kepada petani di Subak Bengkel mengenai aturan dan tata cara pengerjaan proyek tersebut.
Pengerjaan akan dilakukan secara swakelola oleh Subak Bengkel, dimana pengerjaan akan dilakukan pada dua tempekan. Yaitu Tempek Uma Bingin serta Tempek Uma Jero. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar ada serapan tenaga kerja lokal, sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk melakukan pemulihan ekonomi dasa pandemi.
Begitupula untuk pembelian bahan-bahan yang diperlukan agar sebisa mungkin mencari di toko-toko lokal yang ada di Desa.
Pada kesempatan sosialisasi tersebut, Bapak Perbekel berharap agar warga desa yang saat ini tidak memiliki pekerjaan ditawarkan untuk ikut bekerja dalam pengerjaan proyek tersebut. Sehingga benar-benar dapat memutar roda perekonomian di Desa dengan sistem pada karya.
Selain itu, Bapak Perbekel juga berpesan, ketika nanti ketika proyek ini telah selesai dikerjakan, agar bersama-sama menjaga. Utamanya menajaga kebersihan air. Warga subak diminta untuk tidak lagi membuang sampah ke saluran irigasi. Apalagi sampah plastik bekas obat yang digunakan.