You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Bengkel
Logo Desa Bengkel
Desa Bengkel

Kec. Kediri, Kab. Tabanan, Provinsi Bali

INGAT PROTOKOL KESEHATAN: Rajin Mencuci Tangan, Gunakanlah Masker dan Jaga Jarak Saat Berinteraksi

Memaknai Hari Suci Galungan

Pemdes 13 April 2021 Dibaca 505 Kali
Memaknai Hari Suci Galungan

Umat Hindu khususnya di Bali, telah melewati puluhan bahkan ratusan kali Hari Suci Galungan dan Kuningan selama hidup. Setiap menjelang datangnya Galungan, masyarakat Hindu di Bali kerap disibukan dengan berbagai macam kegiatan untuk mempersiapkan sega hal yang diperlukan.

Disetiap pintu masuk pekarangan rumah, berdiri jejeran penjor yang menjadi ciri khas pulau Dewata yang menambah kesan dan suasana khusus perayaan hari suci ini.

Selain itu, tepat di hari Buda Kliyon Galungan, aktifitas masyarakat untuk saling berkunjung membawa persembahan ke Pura maupun kepada keluarga terdekat sangat kental dapat dirasakan. Ini merupakan sebuah bukti, bahwa ajaran Tri Hita Karana mewujud dalam sebuah bentuk bakti dan aktivitas yang telah menjadi kebiasaan.

Namun, dalam setiap aktivitas tersebut, kita terkadang sering melupakan makna karena hanya terfokus pada persiapan dan bakti yang akan kita lakukan. Dan begitulah cara orang Bali melakukannya. Spiritualitas merupakan laku, dan tidak hanya ada pada tataran konsep dan perdebatan.

Jika melihat Lontar Sunarigama yang dijadikan sebagai acuan perayaan Hari Raya Galungan, ada beberapa hal yang perlu kita kupas untuk menafsirkan maknanya.

Kita mulai saja dari Sugihan. Satu minggu sebelum Galungan, umat hindu di Bali sudah mulai mempersiapkan diri untuk melakukan pembersihan, baik pembersihan bhuana agung (alam), maupun bhuana alit (manusia). Sugihan Jawa yang diadakan di hari Kamis, Wraspati Wage, Sungsang adalah hari dimana umat mulai membersihkan alam sekitar, sedangkan Sugihan Bali yang diadakan keesokan harinya, Sukra Kliyon, Sungsang, umat diajak untuk menyucikan diri dan pikiran.

Pada hari Minggu, Redite Paing, Dungulan, disebutkan bahwa Sang Hyang Kala Tiga Wisesa turun ke bumi untuk menggoda manusia. Apa itu Sang Hyang Kala Tiga Wisesa?

Diantaranya adalah: I Buta Galungan bertugas menggoda pikiran, I Buta Dungulan bertugas menggoda perkataan, I Buta Amangkurat bertugas menggoda tingkah laku.

Karena itulah, pada hari minggu tersebut Sang Wiku atau Sang Sujana selalu mengusahakan agar batin-nya selalu hening. Dalam lontar Sunarigama dituliskan, "matangnian sang wiku muang sang pare sujan den pereriakse juge sire kumekas ikang jenyane nirmale, nimitania, tan ka surupan tekap."

Selanjutnya di hari Senin, Soma Pon Dungulan atau sering disebut Penyajan, disebutkan bahwa orang-orang melakukan Tapa Yoga Semadhi secara sungguh-sungguh agar dapat terhindar oleh Sang Kala Tiga Wisesa tersebut. Begini kutipan lontarnya, "wahiyaning wang angomong yoge semadi yate pituhu"

Kemudian di hari Selasa, Anggara Wage, Dungulan, sering disebut penampahan. Disana kita diminta agar menghaturkan yadnya kepada Bhuta disetiap perempatan. Membersihkan semua senjata begitu juga membersihkan diri.

Rabu, Buda Kliyon Galungan adalah puncak perayaan Hari Suci Galungan. Didalam lontar disebutkan bahwa kita diminta untuk menenangkan pikiran dan menghilangkan segala hal yang menyebabkan pikiran rusak. 

Dan saat Manis Galungan disebutkan, "esuk juge masania umaturaken banten, sehe puspe wangi, asep menyan astangi. Jenek sawengi ngacepan ike enjang-enjing pada nyuci laksane, kale perate amete we pawitre ring beji, jejamas." Kita diminta untuk membersihkan diri. Sedangkan bagi seorang Purohito wajib melaksanakan Yoga Semadhi agar pikiran tenang dan hening.

Demikianlah kira-kira makna yang tersurat dalam literatur. Harapan kami tentu dengan adanya pengetahuan tentang makna akan semakin memperkokoh serada bakti kita kepada Ida Hyang Widhi Wasa dalam menjalankan hari yang suci ini.

Mari sama-sama bertanya pada diri kita, Apakah Dharma sudah menang dalam diri kita masing-masing?

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBD 2026 Pelaksanaan

APBD 2026 Pendapatan

APBD 2026 Pembelanjaan