You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Bengkel
Logo Desa Bengkel
Desa Bengkel

Kec. Kediri, Kab. Tabanan, Provinsi Bali

INGAT PROTOKOL KESEHATAN: Rajin Mencuci Tangan, Gunakanlah Masker dan Jaga Jarak Saat Berinteraksi

Ida Ender, Brahmana Sakti Penganut Tantra

Pemdes 09 Maret 2021 Dibaca 5.311 Kali
Ida Ender, Brahmana Sakti Penganut Tantra

Ada kisah menarik pada masa kerajaan Waturenggong, seorang trah Brahmana penekun Tantra yang "ugal-ugalan". Beliau dikenal dengan nama Ida Telaga Sakti Ender, namun kerap beliau dipanggil Ida Ender saja.

Konon beliau punya hobi minum tuak, namun kerap ngebon di dagang tuak, kebiasaan inipun diketahui oleh Ida Dalem. Suatu ketika, dagang tuak menagih hutang kepada Ida Ender tatkala beliau ngebon tuak lagi, lalu beliau pun menyanggupi membayar namun beliau berjanji membayar esok siang hari.

Celakanya Ida Ender tidak punya uang, muncullah ide untuk menutup matahari agar waktu siang tak muncul. Masyarakat Gelgel waktu itu gempar, waktu malam begitu panjang dari biasanya, lalu masyarakat mengadu ke pada Ida Dalem. dan Ida Dalem tahu siapa yang membuat matahari tak bersinar. Diutuslah "panjak" Ida untuk membayar hutang tuak Ida Ender dan disuruh menyampaikan bahwa hutang tuaknya sudah lunas, dan seketika itu malam berganti siang.

Kisah lainnya, tatkala Ida Dalem selesai membangun "Bale Dangin", dan berniat untuk membuat selamatan dan meminta Ida Ender untuk muput. Diutuslah panjak untuk memberitahukan bahwa Ida Dalem menginginkan Ida Ender untuk memimpin upacara selamatan. Namun Ida Ender hanya berkata ya, sampai 3 kali utusan datang menghadap Ida Ender hanya mendapat jawaban ya, sampai Ida Dalem membawakan kuda untuk tungangan Ida Ender agar mau ke Puri.

Berkatalah Ida Ender, wahai utusan Ida Dalem, sejatinya Bale Dangin Ida Dalem sudah aku upacarai, jika kalian tidak percaya kalian bisa tanya semua komponen balenya mulai dari sunduk, adegan, pementang, dedeleg dan sebagainya. Silahkan kalian pulang dan kabarkan kepada Ida Dalem.

Pulanglah utusan Ida Dalem, sesampainya di Puri Ida Dalempun tak percaya kabar bahwa bale dangin sudah diplaspas, sebab tidak terlihat ada sarana upakara pun bekasnya. lalu ditanya satu persatu, "eh cai adegan saja sube meplaspas?" serentak adeganpun bisa bicara dan menyahut sampuuuunnnnn...... Eh cai pementang saja cai sube meplaspas, dan seketika itu pementang pun serentak dan semuanya menjawab hal yang sama sampuuunnnnn ......

Dari kisah itu, Menarik menelisik salah satu pupuh kekawin Arjuna Wiwaha karangan Mpu Kanwa ada menyebutkan : Katemunta mareka sitan katemu, kahidepta mareka sitan kahidep, kawenangta mareka sitan kawenang, paramarta siwa twa nirawarana.....

Artinya Ida Ender pastilah pemuja Siwa yang taat, sehingga sesuatu hal yang tidak bisa diketemukan beliau bisa ketemukan, sesuatu hal yang tak terpikirkan, belaiu mampu pikirkan, sesuatu hal yang tak bisa diwenangkan beliau mampu mewenangkan, sebab siwa menyatu dengan dirinya.

Saat ini pastinya sangat jarang sang Sadaka sampai di titik itu ....

* Disarikan kembali oleh Putu Wawan

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBD 2026 Pelaksanaan

APBD 2026 Pendapatan

APBD 2026 Pembelanjaan