5 Maret 2020, Beberapa petani Subak Bengkel bersama ibu-ibu KWT Jatayu mengikuti Bimtek pengolahan bawang yang diadakan oleh Kementrian Pertanian RI.
Dalam kesempatan tersebut, hadir juga bapak Made Urip anggota komisi IV DPRI untuk membuka acara dan memberikan sedikit pemaparan tentang pentingnya bimtek pengolahan bawang tersebut.
Sebelumnya, Petani Subak Bengkel dan KWT Jatayu telah mendapatkan bantuan berupa bibit bawang dan alat pengolahan yang difasilitasi oleh Bapak Made Urip. Rencananya, tahun ini petani Subak Bengkel juga akan menanam bawang merah pada musim jeda yang akan datang.
Sehingga diharapkan dengan adanya pelatihan pengolahan bawang menjadi produk siap saji ini akan menjadi nilai lebih bagi warga serta diharapkan menjadi sebuah solusi dari hulu ke hilir.
Jika nanti produk olahan ini telah siap untuk dipasarkan, kami berharap ASASTA BUMDes yang saat ini digawangi oleh anak-anak muda di Desa Bengkel mampu menyalurkannya ke pasar, sehingga hasil panen bawang tersebut dapat diserap dengan baik dengan kualitas dan harga terbaik.