You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Bengkel
Logo Desa Bengkel
Desa Bengkel

Kec. Kediri, Kab. Tabanan, Provinsi Bali

INGAT PROTOKOL KESEHATAN: Rajin Mencuci Tangan, Gunakanlah Masker dan Jaga Jarak Saat Berinteraksi

Program Bank Sampah Desa Bengkel

Pemdes 16 Januari 2021 Dibaca 277 Kali
Program Bank Sampah Desa Bengkel

15 Januari 2021, Program Bank Sampah Desa Bengkel dimulai dari Banjar Buduk. Berkolaborasi dengan ibu-ibu kelian banjar adat Bengkel Buduk, Bali Wastu Lestari serta TPS3R Bayu Suci, kami memulai praktek pengelolaan bank sampah tanpa melalui proses sosialisasi teknis kepada pengurus sebelumnya.

Pembekalan baru diberikan kepada pengurus seusai sampah ditimbang, dicatat dan buku tabungan diserahkan. Hal ini dilakukan agar warga dan pengurus langsung belajar dan mengalami proses sehingga memudahkan evaluasi kedepan.

Sebelumnya, kami berkoordinasi dengan semua elemen baik adat, pkk dan dasa wisma yang ada di desa untuk mulai mengumpulkan sampah rumah tangga atau sejenis rumah tangga, untuk kemudian disetorkan kepada bank sampah khususnya yang anorganik. Mulai dari plastik botolan, kresek, kertas, karton, logam, nasi kering, ember bekas dan jenis yang lain.

Untuk mengetahui jenis sampah apa saja yang diterima oleh bank sampah, silahkan download pada link dokumen pada artikel dibawah.

Untuk mengawali, kami tidak mengharuskan masyarakat untuk melakukan pemilahan dari rumah. Masyarakat dapat membawa sampahnya dalam keadaan bercampur. Namun tentu harga yang diberikan dalam tabungan menjadi lebih murah. Jika masyarakat mau memilahnya dari rumah sebelum disetorkan, maka masyarakat akan mendapatkan harga yang lebih mahal.

Pada pembukaan Bank Sampah di Banjar Bengkel Buduk tersebut, terdapat 41 nasabah yang telah mendaftar dengan jumlah sampah sebanyak 278,4kg. Total penjualan yang didapatkan oleh pengurus tanpa melakukan pemilahan sebesar Rp 202.716, sedangkan jumlah pembelian ke warga sebesar Rp 187.040. Sehingga ada selisih yang didapatkan sebesar Rp 15.675 dimana sampah tidak dalam kondisi terpilah. Kedepan, kami berharap pemilahan dapat dilakukan oleh warga serta pengurus, sehingga paling tidak dapat menambah penghasilan di buku tabungan baik warga maupun pengurus.

Mari Warga Desa Bengkel, mulai kelola sampah secara mandiri dari sekarang. Kesadaran kita bersama sangat diperlukan agar lingkungan sekitar kita menjadi bersih.

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBD 2026 Pelaksanaan

APBD 2026 Pendapatan

APBD 2026 Pembelanjaan