Tyto Alba kembali kami lepas liarkan di areal Subak Bengkel pada hari Rabu, 25 Nopember 2020. Total sudah ada empat burung yang kami lepaskan, selain memang telah ada burung tyto alba yang berkembang biak di wilayah Desa Bengkel sebelumnya.
Tyto Alba kami pilih sebagai predator alami hama tikus dalam waktu jangka panjang selain melakukan Gerakan Pengendalian Hama Tikus secara alami.
Menjaga keberadaan predator alami sangat penting, agar rantai makanan dapat tetap terjaga dibandingkan dengan penggunaan racun. Racun, selain membunuh tikusnya sendiri, juga berpotensi akan membunuh predatornya sendiri, seperti ular dan burung yang memangsanya.
Bersamaan dengan kegiatan tersebut, juga diadakan peresmian Jalan Usaha Tani di Subak Bengkel Tabanan dengan nama Jalan Maurip.
Sesuai nama yang diberikan, mudah-mudahan jalan usaha tani ini nantinya bisa memberikan kehidupan, tidak hanya pada warga subak, namun juga bagi seluruh warga desa.
Ngiring manfaatkan Jalan Usaha Tani yang telah dibangun menggunakan dana Pagu Indikatif Kecamatan niki dengan baik. Anak-anak muda bisa berolahraga pagi disini, foto-foto selfie dan berbagai aktifitas positif lainnya.
Jangan lupa untuk tetap menjaga ekosistem alam, agar rantai makanan tetap terjaga dengan baik.