You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Bengkel
Logo Desa Bengkel
Desa Bengkel

Kec. Kediri, Kab. Tabanan, Provinsi Bali

INGAT PROTOKOL KESEHATAN: Rajin Mencuci Tangan, Gunakanlah Masker dan Jaga Jarak Saat Berinteraksi

CSR PLN Peduli, Pelatihan dan Pemberdayaan Manajemen Sampah

Pemdes 25 September 2020 Dibaca 190 Kali
CSR PLN Peduli, Pelatihan dan Pemberdayaan Manajemen Sampah

Dua hari yang lalu PLN Peduli memberikan bantuan sebesar 17.5 juta rupiah kepada Pemerintah Desa Bengkel dalam bentuk pelatihan dan pemberdayaan pembuatan komposter serta mesin pencacah sampah organik.

Dengan adanya satu mesin pencacah sampah organik serta kurang lebih 44 komposter yang saat ini sedang dibuat, kami berencana akan memulai uji coba metode pengelolaan sampah yang baru.

Pada pelatihan sebelumnya ada sejumlah 10 komposter yang telah dihasilkan, sehingga total komposter yang nanti akan ada sebanyak 54 komposter (10% dari jumlah rumah tangga di Desa Bengkel).

Lalu, bagaimana sistem kerja pengelolaan sampah yang akan dilakukan? Berikut adalah gambaran sistem kerja uji coba yang akan kita lakukan:

  1. Saat ini ada sebanyak 22 warga yang telah mendaftar secara online untuk ikut sistem pengelolaan sampah. Dengan segala keterbatasan, kami akan mulai melakukan uji coba sistem ini kepada warga yang telah mendaftar secara online. Sisanya, kami akan alokasikan untuk perangkat desa, LPM, BPD dan TPK.
  2. Denganadanya manajemen sampah organik/limbah rumah tangga dengan menggunakan komposter, tantangan selanjutnya adalah manajemen sampah plastik, kertas, rabasan pohon dan residu.
  3. Untukmenyelesaikan tantangan tersebut, seluruh kawil Desa Bengkel telah siap untuk ikut membantu dalam jadwal pengangkutan sampah plastik dan kertas selama tiga bulan kedepan untuk 55 KK yang telah mendapatkan komposter tersebut. Setelah 3 bulan, akan dibentuk Kelompok Swadaya Masyarakat untuk mamanajemen pengelolaan sampah tersebut.
  4. Jadwal pengangkutan sampah untuk 55 KK tersebut akan dilakukan sebanyak dua kali dalam seminggu dan akan dilakukan evaluasi saat proses ini berjalan.
  5. Sampah plastik akan diangkut hari Senin, sedangkan sampah Kertas dan Residu diangkut hari Jumat.
  6. Seluruh sampah plastik dan kertas yang terkumpul akan dihitung untuk mencari rata-rata volume sampah sesuai dengan jenisnya. Data ini penting kami ketahui untuk mengetahui jumlah rata-rata sampah yang kita produksi setiap hari, sehingga akan membantu dalam mengambil keputusan kedepan ketika kita ingin membuat mesin pencacah, agar kapasitasnya sesuai.
  7. Setelah sampah tersebut terkumpul dan dikalkulasi, sementara belum adanya mesin pencacah sampah plastik, maka sampah plastik dan kertas tersebut akan dijual ke pengepul. Hasil penjualannya akan digunakan untuk menutupi biaya oprasional.
  8. Sampah residu akan dibakar menggunakan incinerator (alat pembakar sampah tanpa asap) yang saat ini sedang dibuat dan dikembangkan bekerjasama dengan salah satu béngkél di Desa Bengkel.
  9. Jika ada sampah berupa rabasan pohon, mesin pencacah yang kami desain untuk dibuat bisa bergerak, akan langsung kami turunkan ke masing-masing banjar atau rumah warga, dan langsung kami cacah ditempat. Hasil pencacahan akan langsung dimasukan kedalam komposter untuk digunakan sebagai pupuk.
  10. Selama masa uji coba ini, warga yang telah memiliki komposter akan kami layani secara cuma-cuma. Dengan catatan, sampah telah terpilah, baik pada komposter, maupun kantong-kantong yang ada, sehingga dapat diangkut sesuai jadwal.

Demikian kurang lebih rencana yang akan kami lakukan dalam beberapa waktu kedepan. Tentu dalam perjalanan diperlukan kerjasama setiap warga, khususnya yang telah mendaftar untuk ikut berpartisipasi dalam mensukseskan program ini.

Masukan, kritik dan saran selama proses ini sangat kami harapkan. Mari bersama-sama bergotong royong untuk menjaga kebersihan lingkungan kita.

#SampahkuTanggungJawabku

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBD 2026 Pelaksanaan

APBD 2026 Pendapatan

APBD 2026 Pembelanjaan